Daftarnama-nama Surah Al-Quran Berdasarkan Urutan dalam Mushaf (disertai jumlah ayat) 2. Daftar nama-nama Surah Al-Quran Berdasarkan Urutan Turunnya 3. Yang Pertama dan Terakhir Diturunkan 4. Nama-nama Al-Qur'an 5. Al-Qur'an dalam Angka 6. Klasifikasi Surah Al-Quran berdasarkan Panjangnya 7. Surah Terpanjang dan Terpendek 8. Beritadan foto terbaru Lokasi Sebenarnya - Lokasi Sebenarnya Jembatan Gantung yang Viral di TikTok Dijuluki Jembatan 'Sirotol Mustaqim' Minggu, 28 November 2021 Cari Pengetiandan Gambaran Jembatan Sirotol Mustaqim Shiratal Mustaqim- Perbuatan manusia di dunia, akan diminta petanggung jawabannya di akhirat kelak. DAARUTTAUHIID.ORG]- Salah satu perjalanan yang akan dilewati oleh seseorang pasca meninggalkan dunia adalah melewati jembatan sirotol mustaqim dan harus meyakini adanya jembatan shiratal mustaqim. Dimana seluruh umat muslim ketika berada di akhirat atau jalan lurus di atas api neraka jahanam. Jembatan Shirathal Mustaqim adalah titian yang akan dilalui tiap manusia di yaumul akhir. Tafsirmutakhir Al-Fatihah,menuju dan berpacu di jembatan sirotol mustaqim. Tafsir mutakhir Al-Fatihah,menuju dan berpacu di jembatan sirotol mustaqim. PORTAL KAJIAN ISLAM KONTEMPORER: Memadukan Wahyu dan Nalar Sehat Menuju Keseimbangan Hidup. "Banyak orang terjerumus karena menilai kebenaran dari SIAPA yang mengatakan, bukan dari APA yang detikTravelRabu, 03 Nov 2021 23:05 WIB Viral Jembatan Sirotol Mustaqim Membentang di Atas Sungai Progo. Belakangan ini muncul video viral di Tiktok tentang Jembatan Sirotol Mustaqim. Diakhirat, setelah hisab dan mizan, setiap manusia harus melewati Jembatan Sirothol Mustaqim yang membentang di atas neraka. Kalimat shirathal mustaqim send Waspada 3,5 Ton Es di Greenland Mencair, Manusia dalam Ancaman Banjir Dunia. Jembatan gantung di Magelang satu ini apat julukan 'jembatan sirotol mustaqim'. Ternyata begini fakta-faktanya sob. TRIBUNWOWCOM - Viral video yang memperlihatkan jembatan gantung dijuluki sebagai jembatan 'Sirotol Mustaqim' di media sosial di TikTok Awalnya, sebuah video yang memperlihatkan pemandangan jembatan tersebut diunggah di media sosial TikTok dan viral. Video tersebut diunggah di TikTok oleh akun @umizulaikah pada 16 Juli 2021, dan diunggah ulang di Instagram oleh akun @agendasolo pada Jumat (22 Sumbergambar baik kita mengenal lebih dekat akan shirathal mustaqim dan " kengeriannya " untuk menjawab rasa ingin tahu kita tentang bagaimana ketika jembatan itu dilintasi oleh umat manusia. Mungkin bisa langsung terbayang bagaimana kengerian saat melintasi shiratal mustaqim yang merupakan sebuah jembatan yang menghubungkan antara surga dan neraka, tempat nantinya BerlariSecepat Kilat. Dream - Ada beberapa golongan orang yang akan berlari secepat kilat saat menyeberangi jembatan Shiratal Mustaqim tanpa mengalami luka sama sekali, sehingga dia selamat dari ancaman siksa neraka. Golongan orang-orang ini merupakan golongan orang-orang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT sehingga Allah memberikan pertolongan kepada mereka. Saat saya baca Al Fatihah, sebelum Amin kan ada kalimat ihdinas sirotol mustaqim yang artinya tunjukkanlah saya jalan yang lurus. Saat itulah, saya tidak bisa berdiri dan merasa diguyur angin yang sangat dingin," sambungnya. Fenomena itu membuat Nur Afni memutuskan untuk memeluk agama Kristen. Ia dibaptis pada usia 23 tahun. Magelang- Belakangan ini muncul video viral di Tiktok tentang 'Jembatan Sirotol Mustaqim'. Faktanya, jembatan itu berada di Magelang dan membentang di atas sungai Progo. Viralnya Jembatan Sirotol Mustaqim itu awalnya bermula di Tiktok. Salah satu pengunggahnya adalah akun @umizula. Di dalam video tersebut diberi keterangan jembatan Sirotol Mustaqim, jalur orang dalam. Video Tiktok viral Diantara ahli tafsir, ada yang mengatakan, tafsir kata al shirath al mustaqim adalah Alkitab atau Alquran karena semua kandungannya lurus dan tidak ada kebengkokan sedikit pun di dalamnya. Sebagaimana tertuang di awal surat AlBaqarah, "dzalikal kitabu la raiba fihi hudan lill muttaqin" (inilah alkitab yang tidak ada keraguan sedikit pun di dalamnya). Adanyajembatan Shiratal Mustaqim telah dijelaskan Allah SWT dalam surat Al Fatihah ayat 6. ٱهْدِنَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلْمُسْتَقِيمَ. Arab latin: ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm. Artinya: Tunjukilah kami jalan yang lurus. Dalam haditsnya, Rasulullah SAW memberi gambaran jembatan Shiratal Mustaqim. 9kek. – Sebuah unggahan tentang jembatan "Sirotul Mustaqim" yang disebutkan berada di perbatasan Boyolali-Karanganyar viral di media sosial Instagram baru-baru ini. Salah satu yang memposting hal tersebut adalah akun Instagram narasi lengkapnya “The Power Of Emak-Emak ???????????? Suasana ketegangan pasca melewati Jembatan Sirotol Mustaqim yang berada di Batas Boyolali - Karanganyar, Indonesia ???????? wow sungguh menegangkan bukan? ???????????? kira-kira ini jembatan masih dipakai atau masih aktif gak gaez? ???? warga Jawa Tengah ada yang tau?Foto dari bambangwirawan keluarbentar” tulis akun tersebut sembari menyertakan foto jembatan penyeberangan. Sampai dengan Jumat 14/02/2020 postingan tersebut telah mendapatkan like lebih dari 7 ribu akun. Baca juga Viral Prajurit TNI Rebut Pistol Milik Polisi, Ini Penjelasannya... Konfirmasi Saat dikonfirmasi terkait unggahan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang DPUPR Boyolali Arif Gunarto menjelaskan foto dalam unggahan tersebut merupakan foto lama. Jembatan itu sendiri disebutkannya pernah viral sekitar 2012 silam. Saat ini, di samping jembatan tersebut telah dibangun jembatan yang lebih layak. “Itu sebelahnya ada jembatan lebih aman lebarnya sekitar 3 meter. Itu viral di media sosial foto lama,” ujarnya kepada Jumat 14/2/2020. Jembatan baru yang berada di jembatan yang berada di foto lama tersebut, imbuhnya dibangun sekitar 2017-2018 dan bisa dilewati mobil. Baca juga Viral Dua Anak Kecil di Pekalongan Kendarai Motor Pelat Merah Shiratal Mustaqim- Perbuatan manusia di dunia, akan diminta petanggung jawabannya di akhirat kelak. Kelak manusia akan diperintah berjalan melewati shiratal mustaqim. Manusia akan jatuh ke neraka jika saja tidak bisa melaluinya. Sebaliknya, manusia akan menikmati keindahan surga jika dapat shiratal mustaqim merupakan jembatan di atas neraka jahannam yang menghubungkan dengan pintu surga, namun sebelum menuju pintu surga. Semua manusia harus bisa melalui jembatan yang digambarkan sebagai jembatan yang sangat tipis dari sehelai rambut dan lebih tajam dari Pengertian Dari Sirotol shirathal mustaqim sendiri diambil dari kata bahasa Arab, yang banyak dijumpai kosakatnya di Al quran. Bahkan, kalimat ini berbunyi di setiap nafas diucapkan umat islam saat membaca surat Al-fatihah yang tiba pada bacaan “ihdinas shiratal mustaqim yang apabila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia yang bermakna tunjukilah kami ke jalan yang lurus.Kesimpulannya, secara harfiah shiratal mustaqi arti dan maknanya adalah jalan lurus atau juga bisa ditafsirkan “jembatan yang lurus”.Dalam keyakinan umat muslim, sebagaimana dijelaskan dalam sumber hukum islam, jembatan shiratal mustaqim terbentang panjang di atas neraka yang menghubungkan dengan surga. Al-quran dan Hadist menggambarkan banyak orang yang jatuh ke neraka dan tidak sedikit dari mereka yang bisa melewatinya dalam kedipan mata ataukah secepat kilat. Semuanya, tak lepas dari amal baik atau buruk yang dari perbuatan kita masing-masing. Gambaran jembatan sirotol mustaqim sebagai berikut2. Lebih Tajam Dari titian shiratal mustaqim digambarkan, dengan sebuah garis yang lebih lembut dari sehelai rambut dan lebih tajam lagi daripada pedang. Terkait dengan keadaan neraka dan jembatan sirhratal mustaqim. Di dalam Al-qur’an Allah berfirmanA. Al quran dalam surat Maryam ayat 71–72وَ إِنْ مِنْكُمْ إِلاَّ وارِدُها كانَ عَلى‏ رَبِّكَ حَتْماً مَقْضِيًّاSurat Maryam, ayat 71Dan tidak ada seseorang pun diantar kamu, melainkan akan mendatanginya. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kepastian yang telah ditentukan1. وَ إِنْ مِنْكُمْ إِلاَّ وارِدُهاMakna Semua orang, tidak terkecuali. Orang baik di kala di dunia ataupun dia orang jahat, namun dia mesti mendatangi neraka.”2. كانَ عَلى‏ رَبِّكَ حَتْماً مَقْضِيًّاMakna Keputusan yang tidak dapat dirubah lagi , maka berbagai macam; faham ahli-ahli yang telah terdahulu berkenaan dengan ayat ini. Jadi perbincangan ialah tentang kalimat wariduha; yang di ayat ini memberinya arti mendatangi. Tetapi ada juga yang memberinya arti نُنَجِّي الَّذينَ اتَّقَوْا وَ نَذَرُ الظَّالِمينَ فيها جِثِيًّا Surat Maryam, ayat 72Kemudian itu akan kami selamatkan orang-orang yang bertakwa dan akan kami biarkan orang-orang yang zalim di dalamnya dalam keadaan ثُمَّ نُنَجِّي الَّذينَ اتَّقَوْا َMakna Apabila telah selesai sekalian makhluk melalui atau mendatangi neraka itu dan yang jatuh karena kufurnya atau maksiatnya, maka dipelihara Allahlah orang yang beriman dan yang bertakwa menurut amalan dan lambatnya melalui titian ialah menurut amalannya tatkala di dunia. Maka diberi syafa’atlah orarig Mu’min yang pernah terlanjur berdosa besar, dan memberikan syafa’at pula malaikat-malaikat, Nabi-­nabi dan orang-orang yang beriman yang diizinkan Allah, sehingga banyaklah orang yang telah dibakar neraka yang dikeluarkan Telah hangus seluruh diri­nya, kecuali bekas sujud yang ada di وَ نَذَرُ الظَّالِمينَ فيها جِثِيًّاMakna Sungguhpun demikian, jika dipersambungkan dengan Surat 11, Hud ayat 107, ada juga Ulama berpendapat, bahwa jika Allah menghendaki, setelah hanya tinggal orang-orang yang kekal dalam neraka saja, Tuhan Maha Kuasa memindahkan mereka itu ke syurga, lalu menutup neraka itu untuk selama­ Dalam Hadist Meriwayatkan“Dan neraka Jahannam itu memiliki jembatan yang lebih tipis dari rambut dan lebih tajam dari pedang. Atasnya ada besi-besi yang berpengait dan duri-duri yang mengambil siapa saja yang dikehendaki di atas jembatan itu ada yang melintas laksana kedipan mata, juga ada yang laksana kilat dan ada yang seperti angin kencang, laksana kuda yang berlari kencang serta ada yang laksana onta berjalan. Para malaikat berkata, Ya Allah selamatkanlah, ada yang selamat dan ada juga yang tercabik-cabik kemudian diselamatkan serta ada yang tergulung didalam neraka di atas wajahnya HR Ahmad.3. Licin dan ada yang bertanya titian shiratal mustaqim di mana letaknya? Apa dan bagaimana gambaran jembatan shiratal mustaqim? Untuk menjawab pertanyaan, ada sebuah hadist shahih dan diakui kebenarannya diriwayatkan oleh Al-Bukhari yang artinya kurang lebih sebagaimana berikut.“Licin serta bersifat menggelincirkan. Atasnya, dijumpai besi-besi pengait dan kawat yang berduri di mana pada ujungnya bentuknya bengkok. Shiratal mustaqim itu sebagai sebuah pohon yang mempunyaiduri nejd, yang dikenal pohon sa’ saat itu, para rasul berdoa Ya Allah, selamatkanlah dan selamatkanlah. Pada sirath itu juga ada pengait-pengait layaknya duri pohon Sa’dan. Hanya saja, tidak ada yang tahu ukuran besarnya, Allahu a’lam. Oleh sebab itu, ia mengaitkan manusia berdasarkan amalan ulasan seputar titian siratul mustaqim yang bersumber dari Al Quran dan hadits yang bisa disimpulkan menjadi 10 kesimpulan, yaituBanyak yang jatuh dan juga yang selamatJembatan menuju surga dengan neraka di bawahnyaLicin dan menggelincirkanLebih tajam daripada pedangTujuh kali lebih kecil dari sehelai rambut manusiaBerduri dengan ujungnya yang bengkokUkuran pasti besar kecilnya jembatan, Allahu a’lamJadi penentu manusia apakah ia masuk surga atau neraka, itu berdasarkan amal baik dan buruk saat di duniaDigambarkan durinya seperti pohon Sa’dan di duniaTerkait Jembatan sirathal mustaqim. Foto UnsplashDalam ajaran Islam diyakini bahwa terdapat sebuah jembatan yang harus dilalui oleh seluruh umat Muslim di akhirat. Jembatan itu disebut dengan shiratal mustaqim atau jalan lurus di atas neraka M. Abdul Mujieb, Syaifah, dan H. Ahmad Ismail M. dalam bukunya yang berjudul Ensiklopedia Tasawuf Imam Al Ghazali 2009 432, shiratal mustaqim dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi "jalan yang benar", atau juga "titian di neraka sebesar rambut dan tajam sekali."Dikisahkan bahwa orang yang pertama kali akan menyeberangi jembatan shiratal mustaqim adalah Rasulullah SAW dan umatnya. Tidak ada seorang pun yang berani bersuara, kecuali Rasulullah yang mengucap "Allahumma salim" yang artinya "Yaa Allah, selamatkanlah".Bahkan dalam Alquran, kata shiratal mustaqim disebutkan sebanyak 10 kali. Salah satunya tercantum dalam Surat Al Imran ayat 51, yang berbunyiإِنَّ ٱللَّهَ رَبِّى وَرَبُّكُمْ فَٱعْبُدُوهُ ۗ هَٰذَا صِرَٰطٌ مُّسْتَقِيمٌInnallāha rabbī wa rabbukum fa'budụh, hāżā ṣirāṭum mustaqīm"Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus," QS. Al Imran 51Jembatan sirathal mustaqim. Foto UnsplashMakna Shiratal MustaqimDalam buku Wasathiyah dalam Alquran Nilai-Nilai Moderasi Islam dalam Akidah, Syariat, Akhlak 2007 69 karya Prof. Dr. Ali Muhammad Shallabi, Imam At Thabari meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib RA, dari Rasululah SAW, bahwa beliau bersabdaKemudian dia menyebutkan Quran. Lalu dia berkata, "itulah shiratal mustaqim."Hal ini sebagaimana tercantum dalam Alquran di mana Allah SWT berfirman "Tunjukilah kami jalan yang lurus".Beberapa lainnya menyebut shirath al-mustaqim adalah agama Islam itu sendiri. Oleh karenanya, permintaan pertunjuk ke jalan yang lurus sebagaimana tercantum dalam Surat Al Fatihah ayat 6 yang merujuk kepada petunjuk bagi agama yang benar, yaitu sirathal mustaqim. Foto UnsplashSementara itu, dikutip dari buku karangan M. Abdul Mujieb, Syaifah, dan H. Ahmad Ismail M. berjudul Ensiklopedia Tasawuf Imam Al Ghazali 2009 430, di dalam Alquran penjelasan mengenai shiratal mustaqim adalah sebagai Islam adalah sebuah agama yang diberikan kenikmatan oleh Allah SWT dan bukan jalan bagi orang-orang yang dimurkai-Nya, bukan pula jalan bagi mereka yang Islam adalah orang-orang yang berpegang teguh pada agama Allah Agama yang benar adalah agama yang dibawa oleh Nabi Ibrahim AS, kemudian selanjutnya diteruskan kepada Nabi Muhammad SAW disempurnakan oleh Allah Jalan Allah SWT yang mempunyai segalanya yang ada di bumi dan hanya kepada-Nya segala urusan dapat Hanya Allah SWT tempat mengabdi bagi umat-Nya. Jakarta - Shiratal Mustaqim disebutkan dalam beberapa ayat Al-Qur'an. Jembatan atau jalan inilah yang akan dilewati semua manusia di hari dari buku Menuju Shiratal Mustaqim oleh Syaikh Dr. Bisyr bin Fahd AI-Bisyr, kata As Shirathul Mustaqim disebut di banyakayat dalam Al-Qur'an. Umat muslim diwajibkan untuk mengikuti Shiratal Mustaqim dan bahkan Allah SWT menganjurkan setiap muslim untuk meminta hidayah agar bisa menggapai Shiratal Ar Raghib Al Asfahani, As Shirath berarti jalan yang dimudahkan. Ulama lain mengatakan bahwa Shiratal Mustaqim berarti jalan yang Al Mustaqim, maknanya adalah yang tidak bengkok dan cacat. Allah SWT menyebutkan kata As Shirathal Mustaqim dalam banyak firman-Nya, dan menegaskan bahwa Dia Yang Maha Agung berada di atas As Shirathal Mustaqim, sebagaimana firman-Nya dalam Surat Hud ayat 56إِنِّى تَوَكَّلْتُ عَلَى ٱللَّهِ رَبِّى وَرَبِّكُم ۚ مَّا مِن دَآبَّةٍ إِلَّا هُوَ ءَاخِذٌۢ بِنَاصِيَتِهَآ ۚ إِنَّ رَبِّى عَلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍArab-Latin Innī tawakkaltu 'alallāhi rabbī wa rabbikum, mā min dābbatin illā huwa ākhiżum bināṣiyatihā, inna rabbī 'alā ṣirāṭim mustaqīmArtinya Sesungguhnya aku bertawakkal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada suatu binatang melatapun melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus".Adanya jembatan Shiratal Mustaqim juga dijelaskan Allah SWT dalam surat Al Fatihah ayat 6ٱهْدِنَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلْمُسْتَقِيمَArab latin ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīmArtinya Tunjukilah kami jalan yang Shiratal Mustaqim Dalam haditsnya, Rasulullah SAW juga memberi gambaran tentang jembatan Shiratal Mustaqim. Hadist ini diceritakan Abu Sa'id al-Khudriy,بَلَغَنِي أَنَّ الْجِسْرَ أَدَقُّ مِنَ الشَّعْرَةِ وَ أَحَدُّ مِنَ السَّيْفِArtinya "Aku diberitahu bahwa jembatan itu lebih halus dari rambut dan lebih tajam dari pedang." HR Muslim.Gambaran lain tentang jembatan Shiratal Mustaqim juga disebutkan dalam hadits berikutوَيُضْرَبُ جِسْرُ جَهَنَّمَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَكُونُ أَوَّلَ مَنْ يُجِيزُ وَدُعَاءُ الرُّسُلِ يَوْمَئِذٍ اللَّهُمَّ سَلِّمْ سَلِّمْ وَبِهِ كَلَالِيبُ مِثْلُ شَوْكِ السَّعْدَانِ أَمَا رَأَيْتُمْ شَوْكَ السَّعْدَانِ قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَإِنَّهَا مِثْلُ شَوْكِ السَّعْدَانِ غَيْرَ أَنَّهَا لَا يَعْلَمُ قَدْرَ عِظَمِهَا إِلَّا اللَّهُ فَتَخْطَفُ النَّاسَ بِأَعْمَالِهِمْ رواه البخاريArtinya Dan dibentangkanlah jembatan di atas permukaan Jahanam. Akulah orang pertama yang melewatinya. Doa para rasul pada saat itu "Ya Allah, selamatkanlah, selamatkanlah." Pada shirath itu, terdapat pengait-pengait seperti duri pohon Sa'dan. "Pernahkah kalian melihatnya?" Para sahabat menjawab, "Pernah, wahai Rasulullah." Maka ia seperti duri pohon Sa'dan, tiada yang mengetahui ukuran besarnya kecuali Allah SWT. Ia menempatkan manusia sesuai dengan amalan mereka. HR Bukhari.Pada hakikatnya, Shiratal Mustaqim adalah satu yaitu jalan Allah SAW yang dipancangkan untuk hamba-Nya yang menghubungkan kepada- Nya. Tidak ada jalan lain untuk sampai kepada- Nya kecuali dengan jalan itu, bahkan semua jalan tertutup bagi segenap hamba kecualijalan-Nya yang telah Ia lempangkan melalui lisan para rasul-Nya, dan ia dijadikan-Nya sebagai yang menghubungkan manusia digambarkan melalui jembatan tersebut sesuai amalannya di dunia. Sebagian melaluinya dengan cepat dan ringan, namun ada juga yang lambat dan penuh luka. Sebagian tak mampu melintasi hingga ujung jembatan. Berikut haditsnya,عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَتُرْسَلُ الْأَمَانَةُ وَالرَّحِمُ فَتَقُومَانِ جَنَبَتَيْ الصِّرَاطِ يَمِينًا وَشِمَالًا فَيَمُرُّ أَوَّلُكُمْ كَالْبَرْقِ، قَالَ قُلْتُ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي أَيُّ شَيْءٍ كَمَرِّ الْبَرْقِ ؟ قَالَ أَلَمْ تَرَوْا إِلَى الْبَرْقِ كَيْفَ يَمُرُّ وَيَرْجِعُ فِي طَرْفَةِ عَيْنٍ ؟ ثُمَّ كَمَرِّ الرِّيحِ ثُمَّ كَمَرِّ الطَّيْرِ وَشَدِّ الرِّجَالِ تَجْرِي بِهِمْ أَعْمَالُهُمْ وَنَبِيُّكُمْ قَائِمٌ عَلَى الصِّرَاطِ يَقُولُ رَبِّ سَلِّمْ سَلِّمْ حَتَّى تَعْجِزَ أَعْمَالُ الْعِبَادِ حَتَّى يَجِيءَ الرَّجُلُ فَلَا يَسْتَطِيعُ السَّيْرَ إِلَّا زَحْفًا قَالَ وَفِي حَافَتَيْ الصِّرَاطِ كَلَالِيبُ مُعَلَّقَةٌ مَأْمُورَةٌ بِأَخْذِ مَنْ أُمِرَتْ بِهِ فَمَخْدُوشٌ نَاجٍ وَمَكْدُوسٌ فِي Rasulullah SAW "Lalu diutuslah amanah dan rohim tali persaudaraan keduanya berdiri di samping kiri-kanan shiraath tersebut. Orang yang pertama lewat seperti kilat". Aku bertanya "Dengan bapak dan ibuku aku korbankan demi engkau. Adakah sesuatu seperti kilat?" Rasul Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab "Tidakkah kalian pernah melihat kilat bagaimana ia lewat dalam sekejap mata? Kemudian ada yang melewatinya seperti angin, kemudian seperti burung dan seperti kuda yang berlari kencang. Mereka berjalan sesuai dengan amalan mereka. Nabi kalian waktu itu berdiri di atas shirâth sambil berkata "Ya Allâh selamatkanlah! selamatkanlah! Sampai para hamba yang lemah amalannya, sehingga datang seseorang lalu ia tidak bisa melewati kecuali dengan merangkak". Beliau menuturkan lagi "Di kedua belah pinggir shirâth terdapat besi pengait yang bergantungan untuk menyambar siapa saja yang diperintahkan untuk disambar. Maka ada yang terpeleset namun selamat dan ada pula yang terjungkir ke dalam neraka. HR Muslim.Jadi, Shirathal Mustaqim adalah beribadah kepada Allah SWT semata, dengan tidak menyekutukan-Nya, serta meyakini secara menyeluruh kepada Nabi Muhammad SAW dan itulah realisasi dari syahadatain bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah SWT dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Simak Video "Qanaah" [GambasVideo 20detik] dvs/erd

jembatan sirotol mustaqim menurut kristen